Berita 13 Mar 2026

Perusahaan Pelayaran Kontainer Tawarkan Rute Berliku dari Asia ke Timur Tengah

Penawaran Rute Alternatif Pelayaran yang Berliku

Perusahaan pelayaran kontainer kini menawarkan rute yang semakin berliku, termasuk kombinasi jalur darat, untuk menjaga arus perdagangan antara Asia dan kawasan Teluk di Timur Tengah (Teluk Arab/Persia) tetap berjalan.

Sejumlah operator kapal kontainer besar telah menangguhkan layanan melalui Selat Hormuz menuju Teluk Arab akibat ancaman keamanan perang di Iran. Di samping itu, layanan langsung dari Asia ke pelabuhan-pelabuhan di Laut Merah juga terganggu akibat ancaman kelompok Houthi (kelompok bersenjata di Yaman) terhadap pelayaran komersial di Selat Bab el-Mandeb. Kondisi ini membuat perusahaan pelayaran menawarkan alternatif rute yang lebih panjang.

Rute Alternatif Beberapa Perusahaan Pelayaran Kontainer

CMA CGM memasarkan layanan Phoenician Service (PHOEX) yang menghubungkan pelabuhan-pelabuhan di Korea Selatan, Tiongkok, Singapura, dan Malaysia dengan pelabuhan Mediterania Timur di Turki, lalu dilanjutkan dengan koneksi jalur darat menuju Irak.

Layanan antara Asia Timur dan Mediterania Timur ini melewati Tanjung Harapan (Cape of Good Hope), Afrika Selatan yang menjadi salah satu pengalihan rute terpanjang di Laut Merah dengan tambahan waktu perjalanan sekitar 14 hari. Dari Pelabuhan Mersin, pengiriman dilanjutkan via darat melintasi Turki menuju Irak, dengan depot darat milik CMA CGM yang berada di dekat Baghdad sebelum diteruskan menuju wilayah pesisir Teluk bagian utara.

Sementara itu, MSC yang merupakan perusahaan pelayaran kontainer terbesar di dunia menawarkan layanan yang menghubungkan Asia dengan kawasan Mediterania melalui Tanjung Harapan, lalu dilanjutkan dengan koneksi pelayaran ke arah Selatan melalui Terusan Suez menuju pelabuhan-pelabuhan Laut Merah di Arab Saudi, sebelum diteruskan melalui jalur darat menuju kawasan Teluk.

MSC menyediakan koneksi dari Asia melalui layanan keliling dunia Dragon Service, yang singgah di pelabuhan-pelabuhan Italia di kawasan Mediterania dan pelabuhan Sines di Portugal. Kemudian, juga menyediakan layanan Jade Service yang singgah di pelabuhan-pelabuhan di Spanyol dan Italia. Kedua layanan tersebut melewati Tanjung Harapan dari Asia untuk menghindari ancaman Houthi di Laut Merah bagian selatan.

Dari kawasan Mediterania, layanan tersebut kemudian terhubung ke Pelabuhan King Abdullah dan Jeddah di Arab Saudi melalui Terusan Suez dengan rute menuju selatan ke Laut Merah bagian utara. Dari kedua pelabuhan di Arab Saudi tersebut, pengangkutan darat menyediakan koneksi ke Dammam, Riyadh, Jubail, Bahrain, Kuwait, Hamad, Jebel Ali, dan Abu Dhabi.

(Disarikan dari www.seatrade-maritime.com oleh Mochammad Alwi Hidayat)

Kembali
img