Sorong (23/07) – Transformasi digital di sektor kepelabuhanan terus diperkuat melalui pelaksanaan Go Live Single Truck Identification Data (STID) dan Sistem Monitoring Tenaga Kerja Bongkar Muat (SIMON TKBM) di Pelabuhan Sorong. Implementasi kedua sistem tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong pelayanan kepelabuhanan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan yang dilaksanakan bersama para pemangku kepentingan kepelabuhanan ini dihadiri Kepala Kantor KSOP Kelas I Sorong, Agustinus, didampingi Kepala Bidang Lalu Lintas Laut dan Angkutan Laut, Juniawan Purwantoro, serta jajaran stakeholder terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Pelindo Regional 4 Sorong di bawah kepemimpinan General Manager Sonny Uktolseya bersama Pelindo Terminal Petikemas (TPK) Sorong yang dipimpin Terminal Head Welta Selfie menegaskan komitmen bersama dalam mendukung implementasi digitalisasi dan integrasi layanan di lingkungan Pelabuhan Sorong.
Implementasi STID diharapkan mampu meningkatkan ketertiban, keamanan, serta efektivitas pengelolaan kendaraan angkutan barang yang beroperasi di kawasan pelabuhan. Sementara itu, SIMON TKBM menjadi instrumen penting dalam mendukung monitoring dan pengelolaan tenaga kerja bongkar muat secara lebih terintegrasi, transparan, dan akuntabel.
Kolaborasi antara Pelindo Regional 4 Sorong dan TPK Sorong dalam penerapan kedua sistem tersebut merupakan wujud nyata sinergi antaroperator dan stakeholder kepelabuhanan untuk menghadirkan layanan yang semakin modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dalam sambutannya, Agustinus menyampaikan bahwa transformasi digital merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepelabuhanan.
“Penerapan STID dan SIMON TKBM merupakan bagian dari upaya mendukung tata kelola pelabuhan yang modern, memperkuat pengawasan operasional, meningkatkan kelancaran arus logistik, serta mendukung implementasi National Logistics Ecosystem (NLE) dan program Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (STRANAS PK),” ujarnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Sonny Uktolseya menegaskan pentingnya kolaborasi dan integrasi antarstakeholder dalam mendukung transformasi digital di Pelabuhan Sorong. Menurutnya, digitalisasi harus mampu memberikan manfaat nyata melalui peningkatan efisiensi operasional, transparansi layanan, serta kelancaran arus logistik.
Sementara itu, Welta Selfie menyampaikan bahwa implementasi STID dan SIMON TKBM merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem kepelabuhanan yang semakin terintegrasi. Penerapan sistem digital tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pengguna jasa kepelabuhanan.
Kegiatan Go Live STID dan SIMON TKBM ini melibatkan berbagai unsur stakeholder, antara lain Kantor KSOP Kelas I Sorong, Pelindo Regional 4 Sorong, Pelindo Terminal Petikemas Sorong, TKBM Klayum Pelabuhan Sorong, asosiasi pengguna jasa ALFI/ILFA, Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Sorong, pemerintah daerah, serta para pelaku usaha dan operator pelayaran.
Melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat, penerapan STID dan SIMON TKBM diharapkan mampu mendukung terwujudnya Pelabuhan Sorong yang lebih tertib, modern, transparan, efisien, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat konektivitas logistik serta pertumbuhan ekonomi di wilayah Papua Barat Daya.