Perusahaan pelayaran Orient Overseas Container Line (OOCL) resmi menerima pengiriman kapal kontainer dual-fuel methanol terbesar di dunia yang diberi nama OOCL Wisdom. Kapal tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya dekarbonisasi industri pelayaran global melalui penggunaan bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan.
OOCL Wisdom memiliki kapasitas hingga 24.168 TEUs dan panjang hampir 400 meter. Kapal ini dibangun oleh Nantong COSCO KHI Ship Engineering di Tiongkok dan dilengkapi sistem propulsi dual-fuel berbasis metanol pada mesin utama, mesin bantu, hingga boiler kapal. Teknologi tersebut memungkinkan kapal beroperasi menggunakan bahan bakar metanol maupun bahan bakar konvensional secara fleksibel.
Selain kapasitas besar, kapal ini juga dilengkapi berbagai teknologi efisiensi energi, sistem pemantauan cerdas, dan fitur keselamatan modern yang mendukung operasional pelayaran berkelanjutan. Penggunaan green methanol pada kapal tersebut diklaim mampu menurunkan emisi karbon secara signifikan serta hampir menghilangkan emisi sulfur oksida.
Kehadiran kapal methanol dual-fuel berkapasitas jumbo ini menunjukkan percepatan transformasi industri pelayaran dunia menuju penggunaan energi yang lebih bersih. Sejumlah perusahaan pelayaran global juga mulai mengembangkan armada berbahan bakar alternatif seperti methanol, ammonia, hingga listrik sebagai bagian dari target pengurangan emisi sektor maritim internasional.
Langkah tersebut sejalan dengan target International Maritime Organization (IMO) untuk mencapai pengurangan emisi karbon industri pelayaran menuju net zero emission pada 2050. Pengembangan kapal berbasis bahan bakar alternatif dinilai menjadi salah satu solusi utama dalam mendukung pelayaran hijau dan rantai logistik global yang lebih berkelanjutan.
(Disarikan dari www.worldcargonews.com oleh Moh. Rizal Andika Franda)